Wonderfull Travel Groups
Distributor Arena Tiket Indonesia
Cabang Cilegon
==============================
Kantor Pusat :
PT. Arena Tiket Indonesia
Jl. Kantil Sono Blotan RT.006, RW.042, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Akta Notaris No. : 87, Tanggal : 18 November 2013
Daftar Perusahaan No. : AHU-0125170.AH.01.09 Tahun 2013
SIUP No. : 503/010333/Mkr/V/2014
TDP No. : 120215202007
NPWP No. : 66.589.515.7-542.000
Sabtu, 07 Januari 2017
Berkonsep Hijau, Terminal Internasional Bandara Bandung Beroperasi
Jumat, 23 Desember 2016
Sambut Natal dan Tahun Baru, AP II Siapkan Insentif untuk Maskapai
Selasa, 20 Desember 2016
Banyak Bandara Perintis Dikembangkan, Garuda Kaji Pengadaan Pesawat Kecil
Minggu, 18 Desember 2016
Ini Alasan Citilink Buka Rute Direct China-Tanjungpinang
Selasa, 06 Desember 2016
Garuda Akan Terbang ke India & Tawarkan Tiket Promo
Jakarta - Garuda Indonesia bakal membuka rute penerbangan dari Indonesia ke India. Liburan ke Negeri Bollywood itu pun jadi lebih mudah.
Dalam rilis kepada detikTravel, Selasa (6/12/2016), Garuda Indonesia akan membuka rute baru Jakarta-Mumbai, dengan sekali transit di Bangkok. Pesawat berangkat dari Bandara Soekarno Hatta di Tangerang dan mendarat di Bandara Chhatrapati Shivaji di Mumbai, India.
Penerbangan perdana dari Jakarta dengan Boeing 737-800 akan berlangsung pada 12 Desember 2016 mendatang. Untuk jadwal penerbangannya 3 kali seminggu pada Senin, Rabu dan Jumat, pukul 12.55 WIB dari Jakarta dan 23.05 waktu setempat dari Mumbai.
Buat traveler yang ingin ke Mumbai naik Garuda Indonesia ini, ada penawaran harga spesial. Tiket pergi pulang (PP) Jakarta-Mumbai bisa traveler dapatkan mulai dari Rp 4 juta nett.
Harga ini khusus untuk periode pemesanan 12-25 Desember 2016. Sedangkan periode penerbangannya mulai tanggal 12 Desember 2016 hingga 31 Maret 2017. (fay/fay)
Selasa, 29 November 2016
Wi-fi Murah di Bandara Soetta Ngebut 100 Mbps
Jakarta - Mengakses internet di Bandara Soekarno-Hatta kian mudah karena banyak titik Wi-fi baru yang dibangun. Selain koneksinya ngebut 100 Mbps, harganya pun lebih murah dibanding warnet.
Setelah sebelumnya di Terminal 3 difasilitasi oleh internet dengan kecepatan 50 Mbps, kini di Terminal 1 dan 2 akan ditambah sembilan titik Wi-fi.id dengan koneksi internet cepat hingga 100 Mbps.
Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, jika sebelumnya yang bisa mengakses Wi-fi hanya calon penumpang di dalam gedung terminal, sekarang semua pengguna jasa bandara yang bukan penumpang pesawat juga dapat menggunakan layanan ini.
"Jadi penjemput, pengunjung bandara yang tidak masuk ke dalam terminal dan butuh internet, bisa pakai fasilitas Wi-fi corner ini. Kami kerja sama dengan Telkom, membuat 17 venue Wi-fi corner di area terminal dan sekitarnya," ujarnya kepada detikINET, Kamis (24/11/2016).
Belasan venue Wi-fi corner terbagi menjadi sembilan venue di Terminal 1 dan 2, enam venue di area kargo serta perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, dan di area community center yang berada di gedung serba guna PT Angkasa Pura II.
Kecepatan internet yang dapat dijangkau oleh pengguna melalui Wi-fi corner ini mencapai 100 Mbps. Untuk dapat mengakses internet di Wi-fi corner, pengguna jasa bandara perlu melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 98108, lalu ketik net (spasi) 5000 atau membeli voucher di booth yang tersedia seharga Rp 5.000.
"Kalau registrasi pakai SMS, dapat internet enam jam. Kalau beli voucher-nya, bisa sampai 12 jam dengan tarif Rp 5.000. Dibandingkan dengan tarif di warnet, cukup menarik buat pengguna. Internet enam dan 12 jam ini tanpa batasan kuota atau unlimited," tutur Awaluddin.
Ke depan, kawasan Bandara Soekarno-Hatta akan mengintegrasikan kualitas internetnya dan membuat semua proses bisnis mengarah ke model digital. Sebutan Bandara Soekarno-Hatta juga akan diperkenalkan sebagai Soekarno-Hatta Digital Aeroplex.
"Kami bakal launching aplikasi bernama Indonesia Airports. Nanti, dari aplikasi itu, bisa untuk ambil antrean taksi, dapat notifikasi status penerbangan, tracking posisi pesawat, shuttle bus, mobil penjemput, dan fitur lain yang masih dalam tahap pengembangan," kata dia.
Jumat, 18 November 2016
Menhub: Bandara Gading Akan Direvitalisasi untuk Dukung Pariwisata Gunungkidul
Jakarta - Pemerintah serius menangkap potensi pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahkan mewacanakan revitalisasi Bandara Gading Gunungkidul untuk mendukung potensi pariwisata daerah tersebut.
"Aktivitas pariwisata di Gunungkidul dibangun, ada Bandara Gading di sana. Semula akan dipakai AU. Mungkin ini menjadi cikal bakal bandara Gunungkidul sendiri," ujar Budi.
Hal ini disampaikan Budi dalam sambutannya di acara Seminar Nasional Pengembangan Industri Pariwisata Gunungkidul di Hotel Ambarrukmo, Sleman, Jumat (18/11/2016).
Budi menjelaskan, bandara tersebut kini terbengkalai. Pihaknya akan menggandeng Pemkab Gunungkidul untuk melakukan inventaris terkait rencana tersebut.
"Kita akan merevitalisasi. Dalam waktu 1 tahun bisa operasi," tuturnya.
Budi belum bisa memperkirakan bandara itu akan bisa menampung seberapa banyak pesawat dan penumpang. Namun, kata Budi, setidaknya akan ada 10 apron di sana nantinya.
Untuk sementara, direncanakan bandara itu akan menampung pesawat jet pribadi dan pesawat jenis ATR.
"Dengan ATR, kalau ada wisatawan yang mau langsung (ke Gunungkidul), bisa langsung. Tidak usah ke Kulon Progo (New Yogyakarta International Airport)," ujar Budi. (sip/dna)




































